MakePaperwork

Dari purchase order ke invoice: urutan dokumen penjualan

Purchase order, sales order, packing list, surat jalan, dan invoice: siapa yang menerbitkan, kapan, dan bagaimana dokumen-dokumen ini saling terkait.

Tim MakePaperwork · Diperbarui · 2 menit baca

Penjualan antarbisnis jarang hanya memakai satu dokumen. Pembeli memesan, penjual mengonfirmasi, barang dikemas dan dikirim, baru kemudian invoice dikirim. Setiap tahap punya dokumennya. Mengetahui siapa menerbitkan apa dan kapan akan mencegah perselisihan dan memudahkan pencocokan pembayaran.

Urutan dokumen yang umum

  1. Permintaan penawaran (RFQ): pembeli meminta harga dari beberapa pemasok.
  2. Penawaran harga: penjual menjawab dengan harga dan masa berlaku.
  3. Purchase order (PO): pembeli mengonfirmasi barang, harga, dan tenggat.
  4. Sales order: penjual mengonfirmasi pesanan secara internal dan kepada pelanggan.
  5. Packing list dan surat jalan: menyertai barang; pelanggan menandatangani surat jalan saat menerima.
  6. Invoice: penjual menagih dengan mencantumkan nomor PO.
  7. Kuitansi: penjual mengonfirmasi pembayaran.

Usaha kecil kadang melewatkan beberapa tahap, tetapi PO, surat jalan, dan invoice adalah tulang punggung sebagian besar penjualan.

Purchase order atau sales order?

Purchase orderSales order
Diterbitkan olehPembeliPenjual
Dikirim kePemasokPelanggan, atau dipakai internal
TujuanBerkomitmen membeliMengonfirmasi dan merencanakan penjualan
Referensi berikutnyaNomor PO di invoiceNomor pesanan di packing list
Contoh dibuat dengan Pembuat Purchase Order (PO)

Mengapa nomor PO penting

Banyak perusahaan tidak membayar invoice yang tidak mencantumkan nomor PO mereka, karena bagian keuangan mencocokkan tiga dokumen: PO, surat jalan, dan invoice. Jika barang, jumlah, dan harga cocok, pembayaran disetujui; jika tidak, invoice tertahan. Selalu salin nomor PO ke kolom "Nomor PO" di invoice Anda.

Packing list atau surat jalan?

Packing list memuat isi kemasan, biasanya tanpa harga, agar penerima bisa memeriksanya. Surat jalan ditandatangani pelanggan untuk mengonfirmasi barang diterima dalam kondisi baik. Sebagian usaha memakai satu dokumen untuk keduanya.

Buat dokumen yang Anda perlukan

Coba sekarang

Pesan barang ke pemasok dengan harga dan syarat kirim yang disepakati.

Buka Pembuat Purchase Order (PO)

Semua dokumen ini memakai pelanggan dan barang yang sama, jadi cukup diketik sekali. Buat purchase order, atau buka sales order lalu pilih "Ubah menjadi" untuk membuat packing list, surat jalan, dan invoice. Untuk tahap sebelumnya, baca penawaran harga atau estimasi biaya.

Panduan terkait